Seratus hari

Perjuanganmu telah berakhir
Meninggalkan semuanya
Namun, begitu lekatnya ingatanku terhadapmu tidak akan pernah berakhir
Kemanapun, akan selalu ada dalam sanubari

Kegigihan, ketekunan, kekuatan untuk berjuang dan bertahan hidup
Perhatian yang tulus, pemberian yang ikhlas, pengabdian yang tiada batas, kasih sayang yang tercurah
Kearifan, keberanian, kejujuran, kebaikan-kebaikan dalam senantiasa mengarungi hidup
Kautunjukkan, kauajarkan dan kau didikkan kepada kami

Seratus hari ….
Belum mampu menghapus ingatan ku akan dirimu
Dalam sepi sunyi rasa kangenku terhadapmu
Bulir-bulir airmata tak terasa, menambah kesedihan yang dalam…

Ingin rasanya aku ikut bersamamu, ibu
Disini, terasa sepi tanpa kehadiranmu…
…………………………………………………………………………………………………………
Bandung, 3 Juli 2014

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: